0819-0808-0450 humas@irps.or.id

Meja putar Stasiun Mojokerto | Foto: BTP Jatim

IRPS Wilayah Surabaya bersama dengan BTP Jatim melakukan preservasi benda bersejarah yang ada di Stasiun Mojokerto tahap kedua. Giat preservasi tersebut dimulai pada 6 September 2022 setelah survey area pada akhir Agustus 2022.

Pada preservasi tahap kedua ini, menimbang kondisi dan kerumitan yang ada di lapangan tim akan berkonsentrasi untuk merehab bekas meja putar lokomotif (turntable) dengan cara membersihkan serta mengecat kembali. Di samping itu kondisi tanah di lapangan tidak rata dikarenakan banyaknya tumpukan material sisa proyek jalur ganda yang melintasi Stasiun Mojokerto. Oleh karena itu, tim memutuskan untuk menyewa sebuah ekskavator kecil untuk mempercepat land clearing.

Pekerjaan hari kedua masih berfokus pada land clearing area preservasi menggunakan ekskavator, serta membuat parit yang melingkari meja putar dengan maksud agar tanah yang lebih tinggi tidak jatuh ke dalam cerukan meja putar yang akan dipreservasi.

Tim pelaksana yang terdiri dari 5 orang mulai mengerjakan area meja putar lebih dahulu karena pada bagian ini membutuhkan penanganan yang diperkirakan cukup lama dan memerlukan tenaga ekstra. Namun secara mengejutkan progres awal yang tim perkirakan memakan waktu sampai 2,5 hari ternyata cukup memakan waktu hanya 1,5 hari saja sehingga pengecatan rangka meja putar dapat segera dimulai.

Fakta di lapangan ternyata beton cerukan meja putar tidak banyak mengalami kerusakan parah meski kondisi perangkat meja putar sudah tidak lengkap.

Memasuki hari ke-3, pengecatan pada rangka eks meja putar telah selesai. Warna hitam melapisi seluruh bagian kerangka meja putar dan lingkaran kubah meja putar juga telah bersih. Nantinya, penumpang kereta yang melintas dapat melihatnya dengan jelas dari dalam kabin kereta karena warnanya lebih kontras daripada sebelumnya.

Selesai pengerjaan meja putar, tim beralih mengerjakan pembersihan menara tangki silinder. Menggunakan peralatan scaffolding, tim tukang mulai membersihkan kerak karat yang menutup seluruh bagian tangki menjadi berwarna coklat dan kurang menarik, sebelum dilakukan pengecatan. Tim bekerja dengan hati-hati, termasuk penggunaan harness untuk meningkatkan keamanan pekerja di ketinggian lebih kurang 5 meter.

Memasuki hari kelima, tim mengerjakan pembersihan kerak pada badan menara tangki dan corong air. Terutama pada pengerjaan corong air, tim menggali tanah urugan yang memendam kaki corong air, untuk memunculkan dasar badan corong air dan dibersihkan sebelum dilakukan pengecatan.

Di luar perkiraan tim, hanya dalam 1 hari corong air selesai dilakukan pembersihan dan pengecatan dengan skema hitam-putih seperti ketika masih digunakan pada tahun 1970-an. Selain itu tim tukang juga mulai melakukan pengecatan lapisan dasar pada menara tangki air dengan warna hitam. Rencananya, tangki akan dilabur warna hitam doff pada seluruh badan menara, agar warna dapat bertahan lama, tidak mudah nampak kotor dan berlumut karena terpaan hujan.

Seluruh kegiatan selesai pada 17 September 2022.

Salam preservasi 🤜🤛