Bersamaan dengan sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, komunitas Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) Wilayah Jakarta, Bandung, dan Cirebon berkolaborasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) dalam memperingati Hari Kartini. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kampanye anti pelecehan seksual yang digelar di Stasiun Sudirman dan Stasiun BNI City, Jakarta Pusat, pada Selasa, 21 April 2026.
Kampanye ini dilaksanakan secara langsung dengan memberikan sosialisasi kepada para pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line. Kegiatan dimulai di Stasiun Sudirman, di mana tim sosialisasi menyampaikan pesan-pesan pencegahan pelecehan seksual di area stasiun dan peron. Selanjutnya, sosialisasi dilanjutkan di dalam kereta KRL sambil melakukan perjalanan menuju Stasiun BNI City. Pendekatan langsung ini dipilih untuk menjangkau pengguna jasa secara lebih efektif di lingkungan transportasi publik yang padat.

Anggota IRPS Bandung membentangkan papan pesan-pesan pencegahan pelecehan seksual (Ainur Rofiq Alichwan/IRPS Jakarta)
Dalam pelaksanaannya, IRPS dan KAI Commuter membentangkan papan imbauan yang memuat berbagai pesan edukatif anti pelecehan seksual. Pesan-pesan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga sikap hormat dan menghormati batas pribadi sesama pengguna jasa. Di Stasiun BNI City, disediakan pula fasilitas kamera video yang memungkinkan para pengguna KRL menyampaikan pesan pribadi mereka mengenai isu pelecehan seksual. Selain itu, tersedia media khusus untuk menempelkan pesan tertulis, sehingga pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam menyuarakan komitmen bersama terhadap pencegahan kekerasan seksual.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara komunitas dan operator transportasi publik untuk menciptakan lingkungan perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk pelecehan. Melalui kampanye ini, IRPS dan KAI Commuter berharap dapat menumbuhkan kesadaran yang lebih tinggi di kalangan pengguna jasa kereta api mengenai pentingnya pencegahan tindak pelecehan seksual. Diharapkan pula agar para pengguna menjadi lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, berani melaporkan setiap kejadian kekerasan seksual yang mungkin terjadi di transportasi publik, serta aktif mendukung upaya menciptakan ruang publik yang inklusif dan menghormati hak setiap individu.

Tim IRPS juga membagikan makanan ringan dalam kampanye anti pelecehan seksual ini (Muhammad Pascal Fajrin/IRPS Jakarta)
Peringatan Hari Kartini melalui kampanye ini juga membawa makna yang lebih dalam, yaitu mengingatkan kembali semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan perlindungan hak perempuan. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek, kampanye semacam ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam membangun budaya saling menghargai dan melindungi sesama, khususnya di sarana transportasi massal seperti KRL Commuter Line. Dengan adanya kolaborasi antara komunitas, operator, dan masyarakat pengguna, diharapkan tercipta ekosistem transportasi kereta api yang semakin aman dan mendukung keselamatan seluruh penumpang tanpa terkecuali.
Kampanye anti pelecehan seksual ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi sesaat, melainkan juga bagian dari upaya berkelanjutan untuk membentuk kesadaran kolektif. IRPS dan KAI Commuter berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inisiatif serupa di masa mendatang, guna memastikan bahwa setiap perjalanan menggunakan kereta api memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua kalangan, sesuai dengan semangat pelayanan publik yang humanis dan progresif. (IRPS/MPF)
