IRPS SM menghadiri undangan dari Daerah Operasi 4 Semarang yang bekerja sama dengan Unit Heritage Conservation & Architecture Design PT. Kereta Api (persero) dalam acara “Napak Tilas Jalur Kereta Api Pertama di Indonesia (Semarang – Tanggung – Kedung Jati) yang diselenggarakan pada tanggal 17 Juni 2014.
Tujuan diadakannya acara tersebut adalah sebagai pelestarian heritage dan sumber edukasi serta inspirasi bagi generasi muda.

Hiburan rakyat

IRPS Semarang
Acara langsung dimulai tanpa sambutan dengan pemberangkatan peserta napak tilas Semarang – Tanggung -Kedung Jati pada jam 09.00 WIB dengan menggunakan KLB yang telah disediakan PT. KAI. Setelah menempuh perjalanan, kereta berhenti di stasiun Tanggung.
Acara di stasiun Tanggung tidak memakan waktu yang lama karena hanya dilakukan penandatanganan dan penyerahan secara simbolik prasati jalur pertama di Indonesia oleh KaDaop 4 bapak Wawan Ariyanto dan Ibu Ella Ubaidi (Executive Vice President Heritage Conservation & Architecture Design) kepada kepala stasiun Tanggung Bp. Yuli.
Prasasti ini kemudian akan dipasang di stasiun Tanggung agar masyarakat menjadi lebih mengerti awal sejarah perkereta apian di Indonesia, khusunya di Semarang dan Tanggung.

Penyerahan Prasasti

Prasasti
Perjalanan dilanjutkan kembali menuju stasiun Kedung Jati yang dipilih sebagai venue puncak acara, hal ini mengingat kondisi Stasiun Tanggung yang tidak memiliki lahan yang cukup.
Setelah sampai di stasiun Kedung Jati, acara dimulai dengan sambutan dari Ka Daop Bp. Wawan, dilanjutkan sambutan dari Ibu Ella, dan doa dari tokoh masyarakat Kedung Jati.
Setelah sambutan selesai, Bp. Wawan melakukan potong tumpeng dan diserahkan kepada kepala stasiun kedung Jati.

Sambutan oleh Bapak Wawan

Ibu Ella Memberikan Kata Sambutan
Di tengah acara, peserta dihibur oleh tarian khas Kedung Jati. Kemudian dilanjutkan kembali dengan pengumuman dan penyerahan hadiah pemenang lomba fotografi. PT. KA dalam acara ini juga melakukan kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim yang berada di Kedung Jati.

Pemenang Lomba Fotografi

Pemberian Santunan

Bersama Anak-Anak Yatim Piatu
Selesai acara, peserta bersama karyawan stasiun, pejabat, tokoh masyarakat, dan warga Kedung Jati melakukan ramah tamah dan makan siang bersama dengan dihibur seni musik dan kesenian tradisional daerah Purwodadi. Setelah berpamitan dan berfoto bersama, peserta melakukan perjalan kembali ke Semarang.

Bersama Bp. Wawan dan Kahumas, Bp Prapto

Bersama Ibu Ella Ubaidi

IRPS Semarang di Stasiun Kedung Jati

IRPS Semarang
In 1866 a 0-4-0 saddletank locomotive was built by the Hunslet Engine Company in England and despatched via the Netherlands to Java. The locomotive was for the Dutch East Indies Railway Company’s standard gauge railway from SAMARANG to ……….. Does anybody have any information about, or a drawing of, that Hunslet locomotive or know anything about it? It seems that the Hunslet locomotive may have later come to Australia.
Ron Madden
Wagga Wagga
Australia