Hari Sabtu, 01 Desember 2012 sekitar 30 railfan dari sekitar Jakarta berbondong-bodong datang ke dipo Tanah Abang. Pagi itu memang suasananya tidak seperti biasanya, agak sedikit ramai dengan para railfan yang sedang bersih-bersih dipo yang di gagas oleh IRPS (Indonesian Railway Preservation Society) wilayah Jakarta dan di dukung oleh forum kereta api yang pada bulan Januari akan merayakan ulang tahun yang ke-5 yaitu www.semboyan35.com dengan tajuk Bakti Sarana . Kegiatan ini di bagi menjadi dua sesi yaitu pada tanggal 01 Desember di gelar di dipo Tanah Abang dengan aksi kerja bakti bersih-bersih dipo dan tanggal 15 Desember di gelar di dipo Jatinegara dengan aksi cuci lokomotif.
Untuk kegiatan bersih-bersih dipo Tanah Abang para railfans rela berkotor-kotoran dengan oli dan air demi kebersihan dipo, kegiatan ini tentu saja mendapat respon positif dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara umum dan kru dipo pada khususnya. Kepala Dipo Traksi (KDT) bapak Ngadiman sangat gembira dan dengan tangan terbuka dengan kegiatan ini, malah beliau mengusulkan untuk di adakan rutin tiap bulannya, tentu saja bukan lantaran ingin di bersihkan secara gratis tetapi lantaran dengan adanya kegiatan ini bisa semakin mendekatkan secara silahturahim maupun hobi antara para kru dipo dan railfans itu sendiri. Ketua pelaksana Adhitya Hatmawan berpendapat “walaupun kegiatan ini terlihat remeh dan sangat kecil namun output yang di dapat cukup besar terutama kegiatan ini membuktikan bahwa para railfans bisa berbuat sesuatu yang lebih rill dan tidak hanya berkutat pada kegiatan foto-foto sepur semata” katanya.
Aksi selanjutnya di gelar di dipo Jatinegara pada hari Sabtu, 15 Desember 2012 dengan objektif cuci lokomotif. Aksi kali di ikuti oleh personel yang lebih banyak dari pada aksi sebelumnya. Sebanyak 64 orang silih berganti mencuci lokomotif dari atas sampai kebagian bogie. Wajah ceria terpancar dari mata para peserta baik tua maupun muda, dikarenakan kegiatan seperti ini sangat langka dan jarang bisa berinteraksi langsung dengan lokomotif. Bagi sebagian railfan yang ikut dalam aksi ini, naik ke dalam lokomotif bahkan ke atas lokomotif sangat berkesan sekali, “jarang-jarang kita bisa nginjek-nginjek barang 9 Miliar” ujar salah satu peserta aksi cuci loko berjamaah ini.
Walaupun dibawah sengatan sinar matahari para relawan ini tetap semangat menggosok, menyemprot dan menyikat bagian-bagian dari lokomotif sampai tidak terasa telah 10 unit lokomotif yang telah di keroyok oleh para relawan yang sebelumnya di targetkan hanya 8 unit lokomotif saja. Walaupun kelihatan menyenangkan terutama bagi para railfans namun kegiatan ini bukannya tanpa resiko justru berbahaya jika dilakukan tidak dengan hati-hati, KDT dipo Jatinegara bapak Entang Sutrisna sebelumnya telah memberi arahan mengenai keselamatan kerja di lingkungan dipo.
Kegiatan nyuci lokomotif ini sempat diliput oleh beberapa media cetak maupun elektronik diantara RCTI, Republika, Antara dan Jawa Pos. Semoga saja kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan tidak hanya di Jakarta tetapi di seluruh Daop dan Divre di Indonesia.









hiks..hiks..pengen ikut acara kayak ginian, tapi g tau infonyah..
kang asep, masukin lagi ke milist donk…salahku apa?? T_T