0819-0808-0450 humas@irps.or.id

Atas undangan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang dan Pusat Pelestarian Benda dan Bangunan, Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) ikut berpartisipasi dalam kegiatan Renungan 143 terbangunnya jalur kereta api Indonesia yang bertempat di Stasiun Tanggung pada hari Jumat, 29 Oktober 2010. Beberapa anggota IRPS yang turut serta dalam kegiatan ini datang dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan dari Semarang sendiri.

Pukul 06.30 WIB para peserta sudah berkumpul di Stasiun Semarang Tawang,  Pukul 07.20 WIB dengan naik KLB yang terdiri dari 1 buah lok 2 buah GW (modifikasi) dan 1 buah YR  seluruh peserta diberangkatkan menuju Stasiun Tanggung.

KLB berjalan pelan (sekitar 30-40 km/jam), sepanjang perjalanan masyarakat terkaget-kaget melihat KLB ini. Pukul 08.40 WIB KLB tiba di Stasiun Tanggung dan disambut dengan lagu-lagu keroncong jaman perjuangan dulu. Bertempat di ruang tunggu Stasiun Tanggung, acara renungan dimulai. Acara pertama diisi dengan sambutan-sambutan, diantaranya dari Ketua Panitia Bp. Soebagio, PT KAI yang diwakili oleh Dirkom Bp. Sulistyo Wimbo Hardjito, EVP Pusat Pelestarian Ibu Ella Ubaidi, Pengamat Transportasi Bp. Djoko Setijowarno dan Perwakilan Pencinta Kereta Api Bp. Tjahjono Rahardjo (IRPS). Dalam sambutannya Dirkom dan EVP Pelestarian berkali-kali menyebut dan peran  IRPS dalam bidang pelestarian.

Setelah acara sambutan-sambutan, acara selanjutnya adalah pemaparan sejarah pembangunan jalur KA Semarang-Tanggung oleh Mbak Ratri Septina Saraswati, Pembacaan doa dan pemotongan tumpeng. Acara selanjutnya adalah makan bersama pecel Gambringan. Setelah istirahat sejenak, acara dilanjutkan dengan penanaman secara simbolis 1000 pohon. Pukul 10.45 WIB para peserta kembali menuju Semarang dan tiba di Stasiun Semarang Tawang pukul 12.20 WIB.

 

renungan-143-tahun-ka-indonesia

Foto bersama bersama EVP Pusat Pelestarian