0819-0808-0450 humas@irps.or.id
railfans community gathering

Direktur KAI Bobby Rasyidin, jajaran direksi KAI Group, beserta pecinta kereta api se-Jawa dan Sumatera dalam Railfans Community Gathering 2026 di Balai Yasa Manggarai (Irvan Alaidrus Ilyas/IRPS Jakarta)

Pada hari Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Balai Yasa Manggarai, Jakarta Selatan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan para pecinta KA berkumpul dalam acara Railfans Community Gathering 2026. Acara ini merupakan inisiatif dari KAI Group dan komunitas Indonesia Railway Preservation Society (IRPS).

Sebanyak 250 peserta dari berbagai komunitas pecinta KA di Jawa maupun Sumatera menghadiri acara tersebut. Turut hadir pula Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, beserta jajarannya untuk memberikan pembinaan kepada para railfans.

Wakil Direktur Utama KAI Dody Budiawan dan EVP Balai Yasa Manggarai Istiko Teguh Prasetyo di atas lokomotif D30121 (Ainur Rofiq Alichwan/IRPS Jakarta)

Dalam acara tersebut, Direktur Utama KAI juga meresmikan dua lokomotif langsir dengan livery lawas yang ikonik. Kedua lokomotif tersebut adalah BB3068414 (d/h BB30619) dengan livery merah-biru era 1991-2008, serta D30121 dengan livery putih dua garis biru era 1995-2010. Kedua livery ini merupakan desain ikonik yang pernah digunakan oleh seluruh lokomotif KAI pada masanya, termasuk kedua lokomotif tersebut.

Lokomotif BB3068414 (d/h BB30619) merupakan produk buatan pabrikan Henschel und Sohn AG di Kassel, Jerman, pada tahun 1984. Lokomotif ini dirancang untuk operasional langsir serta kereta api jarak pendek. Sementara itu, lokomotif D30121 merupakan produk buatan pabrikan Friedrich Krupp AG di Essen, Jerman, pada tahun 1962. Lokomotif ini dirancang khusus untuk operasional langsir di emplasemen stasiun maupun depo kereta api.

Interior kereta SI 0 38 01 setelah direhab dari Djoko Kendil menjadi Heritage Class (Muhammad Pascal Fajrin/IRPS Jakarta)

Dalam acara tersebut, KAI juga memperkenalkan rangkaian Kereta Api Wisata Jaka Lalana yang direncanakan beroperasi pada rute Gambir-Cianjur. Rangkaian kereta wisata ini terdiri dari empat kereta. Dua kereta pertama, yaitu SI 0 38 01 dan SI 0 38 02, merupakan eks kereta tidur seri 9000 buatan pabrikan Koninklijke Fabriek van Rijtuigen en Spoorwagens J.J. Beijnes, Belanda, pada tahun 1938.

Kereta seri 9000 merupakan kereta yang didatangkan oleh perusahaan perkeretaapian pemerintah kolonial, Staatsspoorwegen (SS). Kereta seri 9000 dikirim ke Indonesia (saat itu Hindia Belanda) dalam keadaan tidak utuh, untuk kemudian dirakit secara lokal di Balai Yasa Manggarai yang pada saat itu masih bernama Hoofd Werkplaatsen te Manggarai.

Sementara itu, dua kereta lainnya adalah kereta makan M1 0 68 03 dan kereta pembangkit P 0 65 02. Kedua kereta ini dicat dengan livery khusus yang mengikuti desain SI 0 38 01 dan SI 0 38 02, dengan inspirasi heritage bercorak estetik serta warna dominan krem dan hijau yang telah lama digunakan dalam perkeretaapian Indonesia.

KAI dan pecinta kereta api berfoto di depan lokomotif BB3068414 dan D30121 (Irvan Alaidrus Ilyas/IRPS Jakarta)

Anggota IRPS dalam Railfans Community Gathering 2026 (Dok. IRPS)

Acara gathering ini merupakan momen yang sangat penting dalam membangun sinergi antara KAI dan komunitas railfans, serta menjadi ajang untuk memperkuat silaturahmi di antara kedua belah pihak. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang lebih erat dalam pelestarian dan pengembangan warisan perkeretaapian nasional, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

Acara ini diharapkan menjadi kegiatan berkelanjutan yang dapat diselenggarakan setiap tahun, dengan inovasi dan partisipasi yang semakin meningkat. IRPS menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KAI atas terselenggaranya acara ini, yang telah memberikan kesempatan berharga bagi komunitas untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan. (IRPS/MPF)