0819-0808-0450 humas@irps.or.id
bersih-bersih cc20015 bb20008

Anggota IRPS Semarang membersihkan lokomotif CC20015 di Museum Kereta Api Ambarawa, Minggu, 5 Juli 2026 (Dok. Atmin SM)

Dalam rangka memperingati usianya yang ke-24 tahun, komunitas Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) Semarang menggelar kegiatan bersih-bersih lokomotif legendaris CC20015 dan BB20008 pada Minggu, 5 Juli 2026. Kegiatan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan anggota komunitas terhadap pelestarian aset sejarah perkeretaapian Indonesia.

Kegiatan pembersihan dilakukan di bawah arahan Moeji Sutiono selaku perwakilan KAI Wisata. Beberapa anggota IRPS Semarang membersihkan dua lokomotif legendaris, yaitu lokomotif CC20015 yang berada di Museum Kereta Api Ambarawa dan lokomotif BB20008 yang terletak di Depo Lokomotif Tuntang, Kabupaten Semarang.

Lokomotif CC200 memegang peranan penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Sebagai lokomotif diesel pertama yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia, CC200 pernah dikendarai langsung oleh Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia. Keberadaannya tidak hanya menjadi saksi peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi cikal bakal yang memotivasi terbentuknya IRPS sebagai komunitas pecinta dan pelestari kereta api Indonesia. Melalui kegiatan pembersihan ini, IRPS Semarang turut menjaga kelestarian salah satu ikon penting dalam perjalanan moda transportasi kereta api nasional.

Anggota IRPS Semarang membersihkan lokomotif BB20008 di Depo Lokomotif Tuntang (Dok. Atmin SM)

Sementara itu, lokomotif BB200 merupakan kebanggaan tersendiri bagi para anggota IRPS Semarang. Kegagahan lokomotif ini di masa jayanya masih membekas dalam ingatan para pecinta kereta api. Keikutsertaan BB20008 dalam kegiatan pembersihan menegaskan dedikasi komunitas untuk merawat warisan teknis dan historis yang mencerminkan kejayaan perkeretaapian Indonesia pada era sebelumnya.

Kegiatan bersih-bersih lokomotif legendaris ini bukan sekadar upaya pemeliharaan fisik, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap sejarah perkeretaapian Indonesia. Melalui aksi nyata seperti ini, IRPS Semarang berupaya menjaga agar nilai historis, teknis, dan budaya yang terkandung dalam lokomotif-lokomotif tersebut tetap terawat dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Dengan semangat pelestarian yang konsisten, IRPS Semarang terus memperkuat perannya sebagai salah satu komunitas yang aktif dalam melestarikan aset-aset bersejarah perkeretaapian nasional. Kegiatan di usia ke-24 tahun ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pecinta kereta api lainnya untuk turut serta menjaga warisan bangsa. (Tim Atmin SM)