+6287771120080 humas@irps.or.id

IRPS SM menghadiri undangan Workshop “Historical Rolling Stock of Indonesian Railways” yang diadakan oleh PT KAI (Persero) yang bekerja sama dengan The Nedherlands Ministry of Education, Culture and Science – Cultural Heritage Agency pada tanggal 17 Oktober 2014 di Lawang Sewu, Semarang. Workshop dihadirkan narasumber tim dari The Nedherlands Ministry of Education, Culture, and Science diwakili oleh Ben de Vries, Gerrad Willem de Graaf, dan Richard Schild. Sedangkan peserta berasal dari karyawan PT. KAI, Instansi, dan Railfans.

IRPS SM mengirimkan 2 delegasi untuk acara ini, yaitu Martinus Setiabudi dan Wisnu Widiyatmoko. Selain itu hadir pula anggota senior IRPS SM Tjahjono Rahardjo yang berperan sebagai “sponsor” di acara ini, dan wakil dari IRPS Sumbar-Riau Adrian Zulfikar, serta mantan korwil IRPS SM Deddy Herlambang yang mewakili undangan dari organisasi lain.

Sebelum workshop dimulai, diadakan MOU antara PT.KAI (Persero) yang diwakili oleh Ella Ubaidi EVP Conservations, Maintenance, and Architecture Design dan Nederlands Smalspoor Museum, Katwijk (Netherlands) yang diwakili oleh Gerrad Willem de Graaf tentang Museum Kereta Api Indonesia (Indonesian Railroad Museum).

Opening speech dari Ben de Vries wakil dari Netherland Cultural Heritage Agency (RCE), Ministry of Education, Culture, and Science mengawali acara ini. Kemudian diambung dengan sambutan dari EVP Daop 4 Wawan Aryanto. Dan dilanjutkan dengan sambutan dari EVP Conservations, Maintenance, and Architecture Design Ella Ubaidi yang kemudian secara resmi acara dibuka dengan pemukulan gong oleh Wawan Aryanto bersama Ella Ubaidi.

Sebelum acara inti dimulai, Tim dari Netherland Cultural Heritage Agency (RCE), Ministry of Education, Culture, and Science memberikan cendera mata kepada PT. KAI berupa pernak pernik koleksi kuno kereta api jaman dulu.

Untuk workshop pertama dilakukan oleh Ben de Vries dengan memutar film documenter KA jaman dulu yang kemudian dilanjtkan presentasinya tentang profil, program-program, visi misi, pengalaman, serta system kerja di instansinya.Workshop kedua diisi dengan presentasi dari Gerrad W de Graaf tentang berbagai observasi yang telah dia lakukan di Indonesia, seperti observasi di Maggarai, Taman Mini, Gondang Baru, dan berbagai tempat lainnya.

Workshop ketiga diisi oleh Richard Schild tentang Retorasi Loko Uap dan kemudian workshop keempat berupa presentasi tentang kereta api di pertambangan Indonesia khususnya di pulau Kalimantan dan Sumatra dipaparkan oleh Gerrad Willem de Graaf.

Akhir acara PT. KAI memberikan cinderamata kepada narasumber dan ditutup dengan foto bersama. (wisnu/irps.sm)

142 total views, 1 views today