+6287771120080 humas@irps.or.id

Pada hari Minggu, 27 November 2016, IRPS Wilayah Jakarta kembali mengadakan kegiatan Perawatan Lokomotif Uap di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Acara ini sebagai bentuk kepedulian IRPS sebagai komunitas pecinta kereta api yang memfokuskan diri pada pelestarian aset bersejarah perkeretaapian Indonesia.

Acara yang dimulai tepat pukul 10 pagi ini, dibuka oleh Sekjen IRPS yaitu Sutopo Yulianto. Beliau mengutarakan tujuan diadakannya acara ini, yaitu selain bentuk kepedulian kepada aset bersejarah perkeretaapian, juga sebagai bentuk sumbangsih kepada museum sebagai tempat menyimpan benda bersejarah ini.

24
Bapak Danang, selaku Kepala Museum Transportasi TMII mengemukakan, bahwa beliau sangat berterimakasih dengan kegiatan ini. Beliau berharap kegiatan ini terlaksana bukan hanya kali ini saja, tapi bisa menjadi kegiatan rutin di masa mendatang. Khusus aset kereta api, Pak Danang mengakui bahwa ada keterbatasan dari pihak museum dalam melakukan perawatan, oleh karenananya beliau sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh IRPS dan pecinta kereta api lain dalam turut merawat dan menjaga lokomotif uap yang menjadi koleksi Museum Transportasi TMII.

22
Pak Danang juga menyatakan kegembiraannya, karena 2 lokomotif uap yakni D52099 dan D1410 akan diboyong ke Solo untuk diaktifkan kembali. Namun demikian beliau bersedih karena koleksi museum transportasi kembali berkurang.

21
Selain itu, turut membuka acara Bapak Nova Prima, Ketua IRPS. Beliau menyatakan bahwa sebagai komunitas yang mengkhususkan diri di bidang pelestarian, acara semacam ini seyogyanya memang dirutinkan. Apalagi Bapak Danang sudah memfasilitasi dengan sangat baik, diantaranya dengan menggratiskan tiket masuk museum. Kerjasama yang baik ini harus terus ditindak lanjuti.

23

Sambutan terakhir dari Ricky Dirjo, Ketua Divisi Pelestarian IRPS Wilayah Jakarta. Beliau mengemukakan bahwa acara ini akan diupayakan kesinambungannya. Selain sebagai acara bertema pelestarian, juga sebagai ajang kumpul-kumpul para railfans.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok. 1 lokomotif “dikeroyok” oleh 5-6 orang, yang memegang perlengkapan seperti semprotan dan kuas serta cairan “ramuan” untuk perawatan yaitu oli dicampur dengan solar.

rawat_lokwap_1
Kelompok-kelompok ini kemudian menyebar ke lokomotif yang telah ditentukan dan mulai melakukan perawatan. Ada yang melakukan penyemprotan cairan, ada pula yang melakukan pelumasan dengan menggunakan kuas. Yang mendapat perhatian utama adalah bagian-bagian yang sudah berkarat dan keliatan tidak berkilau lagi.

rawat_lokwap_2

rawat_lokwap_3

Acara ini ternyata sangat diminati oleh anak-anak. Mereka sangat antusias melakukan perawatan lokomotif. “Keretanya jadi kinclong kak,” ujar salah satu dari mereka. “Kak, apa boleh keretanya dicat warna biru, atau oranye? Ini warna kesukaan saya!” tanya anak-anak ini dengan polosnya.

rawat_lokwap_4

rawat_lokwap_5

Pada saat acara ini berlangsung, sedang dilakukan persiapan pengangkutan D1410 ke Solo. Seperti halnya D52099 yang telah tiba di Solo, lokomotif ini akan diangkut menggunakan trailer “kaki seribu”. Dan akan melalui jalur pantura hingga tiba di Solo. Semoga lancar!

26
Selain diikuti oleh anggota dari IRPS Wilayah Jakarta dan Semarang, acara yang berlangsung hingga sore hari ini dihadiri juga oleh komunitas pecinta kereta api lain, yaitu RD1, Jejak Railfans dan KRDE. Selain itu ada pihak media juga yang melakukan peliputan, yaitu Global TV, National Geographic Indonesia dan Antara.

rawat_lokwap_6

28

Terimakasih kepada seluruh peserta dan panitia, semoga acara ini, sesuai harapan Bapak Danang dan Bapak Nova Prima, bisa terus dijaga kesinambungannya, demi terjaganya aset-aset bersejarah perkeretaapian Indonesia.

Sampai jumpa di acara IRPS berikutnya!

534 total views, 1 views today