+6287771120080 humas@irps.or.id

Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) mendapat kehormatan dilibatkan dalam acara Peringatan Hari Pahlawan Tragedi Gerbong Maut yang ke-64 yang bertempat di Stasiun non-aktif Bondowoso. Dalam kegiatan tersebut IRPS Bondowoso/Jember selaku tuan rumah dipercaya untuk menjadi bagian dalam susunan kepanitiaan.

Gerbong-Maut-01

Acara yang di gagas oleh Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Markas Cabang Kabupaten Bondowoso yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso ini dihadiri oleh para veteran, unsur Muspida, Purnawirawan, Kepolisian Resort Bondowoso, FKPPI, PT KAI Daop 9, FPI, Dharma Wanita Bhayangkari, IRPS, Paguyuban Onthel, Siswa siswi SMP dan SMK se-kota Bondowoso, serta warga masyarakat Bondowoso.

Peringatan Hari Pahlawan Tragedi Gerbong Maut ini dimulai dengan Upacara Bendera tepat pukul 09.00 Wib. Sebagai Pembina Upacara adalah Bupati Bondowoso Bapak Drs. H. Amin Said Husni. Dalam sambutannya Bupati Bondowoso mengatakan bahwa “kita jangan hanya memperingati dan mengingat saja, mari kita sama-sama mendalami sekaligus mencermati makna dari peringatan peristiwa gerbong maut, seperti yang terungkap bahwa “BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MAMPU MENGHARGAI JASA PARA PAHLAWANNYA.” ujar Bupati. Hikmah dari kegiatan ini, dapat menjadikan kita suritauladan dari rasa nasionalisme, semangat perjuangan, tujuan mulia, rela berkorban dan tanpa pamrih untuk bangsa dan tanah air tercinta, sebagaimana yang telah ditunjukkan secara nyata oleh para pejuang-pejuang pendahulu kita.” Tambahnya. Melalui Momentum ini kita junjung terus empat Pilar Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara sebagai Penopang Bangsa Indonesia. Empat Pilar tersebut adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Dan Bhinneka Tunggal Ika, agar rasa Cinta Tanah Air dan Kebhinekaan dapat tumbuh lebih baik yang selanjutnya dapat diimplementasikan terhadap keutuhan Berbangsa Dan Negara.”pungkasnya.

Usai acara seremonial, acara dilanjutkan dengan pagelaran seni seperti drama tragedi gerbong maut dan Reog Ponorogo. Pada kesempatan tersebut Bupati Bondowoso juga berkenan untuk membuka pameran foto yang diselenggarakan oleh IRPS. Pada pameran tersebut foto-foto karya para pecinta kereta api dengan berbagai objek, seperti gerbong kereta, suasana di stasiun dan di pinggiran rel kereta api ditampilkan. Dipilihnya bekas stasiun Bondowoso sebagai lokasi pameran adalah bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda akan sejarah angkutan kereta api yang pernah ada di kabupaten Bondowoso. Pameran foto ini berlangsung selama 4 hari yakni dari tanggal 23 sampai 26 November 2011.

163 total views, 3 views today