+6287771120080 humas@irps.or.id

Sejak dibuat doble track, ada beberapa jalur kereta api yang mengalami pergeseran. Pergeseran itu sengaja dibuat dikarenakan agar kereta yang melintas di atasnya dapat melaju dengan kecepatan yang diinginkan. Salah satu jalur yang dibuat geser adalah jalur kereta di daerah Kalibodri, Kendal.

Dengan adanya perubahan atau pergeseran tersebut mengakibatkan ada beberapa jalur yang tidak terpakai lagi. Dan oleh PT. KAI (persero) jalur-jalur yang menganggur tadi beberapa perangkat pendukungnya seperti rel, tiang sinyal, besi, baja, dan lain-lain dilepas dan rencananya akan dipasangkan di daerah lain yang membutuhkan. Hal tersebut yang mendorong tim IRPS SM melakukan observasi jalur lama di Kalibodri pada hari Minggu tanggal 7 Desember 2014.

Tujuan dari observasi ini adalah melihat kondisi jalur, mendata asset-aset yang ada, serta mendokumentasikannya.

Teknis observasi dilakukan menyusuri rel dari titik awal stasiun Kalibodri ke arah barat sejauh 1,45 km dengan mengendarai sepeda motor dan berjalan kaki jika dirasa medan tidak memungkinkan.                                                     

 Jalur lama kalibodri memiliki 3 potongan, yaitu potongan 1 berada di utara jalur baru, potongan 2 berada di selatan jalur baru, dan potongan 3 berada di utara jalur baru.

Berada di km 30+300 – 30+800, titik spot yang ada adalah perlintasan rel di akhir potongan (km 30+800) dan jembatan rangka baja BH 155 yang melintas diatas sungai Kalibodri berada di km 30+600

Berada di km 30+800 – 31+300, titik spot yang ditemukan adalah perlintasan rel di awal potongan (km 30+800), jembatan saluran air 1 di km 30+950, dan jembatan saluran air 2 di km 31+200.

Berada di km 31+300 – 31+650, titik spot yang ada adalah tiang bekas perangkat elektrik di km 31+500, dan PJL di akhir potongan (km 31+650).

Karena jalur lama Kalibodri sudah berupa lahan saja, harapannya agar PT. KAI dapat menjaga lahannya agar tidak terjadi penyerobotan lahan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di kemudian hari. (wisnu/irps.sm)

166 total views, 2 views today