+6287771120080 humas@irps.or.id

Pada hari Jumat, 13 Juli 2012 IRPS Surabaya menghadiri Penandatanganan prasasti Pencanangan dimulainya restorasi Stasiun Surabaya Kota (Semut). Penandatangan ini dilakukan oleh Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero), Yahya Ombara. Pencanangan pemugaran Stasiun Semut ini juga dihadiri oleh jajaran Direksi dan Manajemen PT KAI (Persero) Pusat, EVP Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah, Ella Ubaidi, Dewan Komisaris, juga dari instansi seperti Dirjen KA, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Cipta Karya, Dinas Perhubungan, BP3 Trowulan, Tim Cagar Budaya, Bappeko, Polsek & Polres, Lurah, Camat dan pihak terkait lainnya.

Stasiun Semut pada tahun 2002 mengalami pembongkaran karena pada lahan stasiun tersebut telah dikerjasamakan (KSO) dengan PT Senopati Perkasa. Stasiun tersebut merupakan Bangunan Cagar Budaya yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No PM 23/PW007/MKP/2007 tentang Penetapan Stasiun Kereta Api Semut Surabaya sebagai Bangunan Cagar Budaya yang dilindungi Undang-Undang No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Sehingga pembongkaran tersebut telah melanggar ketentuan sehingga harus dilakukan pemugaran kembali ke bentuk semula. Setelah melalui proses prosedur cagar budaya yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Surabaya dan musyawarah para pihak terkait serta dirampungkannya Studi Teknis Pemugaran oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Timur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, maka telah dicapai kesepakatan untuk memulai pelaksanaan pemugaran Stasiun Semut.

Pemugaran ini direncanakan selesai pada Juni 2014 mendatang dengan berbagai tahapan pekerjaan. PT Senopati Perkasa sebagai penanggungjawab pelaksanaaan proyek, pembiayaan dan tim engineering dalam restorasi Stasiun Semut dengan perkiraan biaya restorasi mencapai Rp. 12 miliar. Dalam perencanaannya ke depan Stasiun Semut akan dikembalikan dalam bentuk aslinya dan tetap berfungsi sebagai Stasiun pada umumnya.

79 total views, 3 views today