+6287771120080 humas@irps.or.id

Terowongan Wilhelmina merupakan terowongan kereta api terpanjang di Indonesia, tepatnya berada dijalur mati Banjar – Pangandaran – Cijulang. Pada lintas jalur mati tersebut terdapat 4 terowongan yaitu terowongan Philips dengan panjang 280 M, Hendrik dengan panjang 105 M, Juliana dengan panjang 127.4 M, dan terowongan Wilhelmina yang mempunyai panjang 1116 M.

IRPS Bakti Prasarana Terowongan Wilhelmina (2)Briefing sebelum dimulainya acara bakti prasarana di Terowongan Wilhelmina

Sebelum kegiatan bakti prasarana tersebut dimulai, malam harinya seluruh perserta diberikan arahan dan pedoman supaya melakukannya dengan penuh hati – hati dan sesuai prosedur. Dan keesokan harinya, acara bakti prasarana dimulai pada pukul 08.00 WIB pagi hari. Langkah awal yaitu berdoa bersama, dan kemudian dilanjutkan dengan membersihkan rumput liar dan lumut yang menempel di mulut terowongan.

IRPS Bakti Prasarana Terowongan Wilhelmina (3)Peserta bakti prasarana menjangkau bagian puncak terowongan dengan menggunakan tangga

IRPS Bakti Prasarana Terowongan Wilhelmina (1)

Pemasangan plakat cagar budaya disisi kanan Terowogan Wilhemina

Setelah dirasa cukup bersih, maka langkah selanjutnya yaitu mengecat mulut terowangan dengan warna dominan putih dan pemberian aksen warna hitam pada bagian tengah terowongan. Setelah itu, pada bagian sisi kanan terowongan dipasang sebuah plakat cagar budaya. Plakat cagar budaya ini dipasang sebagai identitas bahwa Terowongan Wilhelmina merupakan bangunan cagar budaya yang dilindungi undang – undang No.11 tahun 2010. Setelah itu seluruh peserta bakti prasarana melakukan foto bersama sebagai bagian dari dokumentasi acara.

 

IRPS Bakti Prasarana Terowongan Wilhelmina (4)

Foto Bersama peserta acara bakti prasarana Terowongan Wilhelmina

273 total views, 1 views today